Arsip Kategori: Vario 125 ISS

Modifikasi Filter Udara Vario 125

Filter udara itu bagaikan bulu hidung pada manusia, disini merupakan portal untuk menghalau partikel-partikel yang mengganggu sistem pernafasan. Wak joo pertama kali ganti filter udara di 12000km padahal dibuku pedoman  tercatat di 16000km baru dilakukan penggantian. Hal ini wak joo maklumi karena rute yang wak joo lalui bersuhu lembab atau lebih tepatnya berkabut (rute malang-mojokerto ataupun mojokerto-malang via cangar). Suhu yang lembab membuat filter udara pun ikut lembab, alhasil ketika dalam kondisi lembab dan melewati jalan yang berdebu , maka debu akan menjadi semacam flek yang lengket (gambar filter yang paling atas).

Image

Sejalan dengan lebih pendeknya usia filter udara karena rute yang wak joo lalui maka timbul ide untuk mencari subtitusinya. Wak joo pun menemukannya jawaban ide ketika sedang menemani teman (kalimatnya aneh) service Honda Supra 125. Kala itu sang mekanik sedang melepas filter udara Supra 125 dan menaruhnya dibawah motor yang tanpa sengaja bersebelahan dengan Filter udara milik Vario 125 yang sedang diperbaiki oleh rekan kerja disampingnya. Lalu wakjoo ambil kedua filter tersebut dan melihat ternyata dimensinya tidak jauh berbeda meskipun punya supra 125 lebih panjang.

2 minggu berselang setelah kejadian itu , tiba juga giliran si VaISS check up. Bincang-bincang dengan sang mekanik ternyata filter udara sudah cukup kotor namun masih layak untuk digunakan, wak joo sengaja tidak menggantinya kala itu karena masih penasaran dengan milik supra 125. Sambil menunggu service selesai wak joo pun akhirnya memutuskan untuk membeli filter udara milik supra 125 di kasir ketika membayar biaya service dan ganti oli.

Sampai dirumah wakjoo pun penasaran untuk memasangnya, akhirnya langsung wak joo esekusi :-)

Bahannya :

Bekas filter udara 125

Filter udara supra 125

Cuter

Lem bakar

Niat dan kemauan :-)

Langkahnya :

1. Copot filter udara vario 125 dari motor.

2. Lubangi filter udara milik vario 125 dengan cuter atau juga bisa dengan solder seukuran luas filter milik supra 125 (dg solder tidak direkomendasikan karena dapat merusak elemen solder tapi bisa lebih cepat).

3. Potong filter milik supra sebisa mungkin potong sedikit lebih lebar dari lubang yang dibuat di filter milik vario 125 tadi.

4. Letakan potongan filter udara milik supra kedalam lubang filter milik vario 125 tadi.

5. Lem semua sela yang ada diantara lubang yang ada (pastikan semua rapat).

6. Pasang kembali filter yang sudah menyatu itu pada box filter vario 125.

Image

Kelebihannya :

1. Motor tarikan lebih ringan.

2. Top speed sedikit lebih meningkat dan lebih cepat diraih.

Kekurangannya :

1. Lebih seneng ngebut :-D .

2. Berhubung jadi seneng ngebut pasti BBM akan sedikit lebih boros (sedikit lho ingat , S E D I K I T :-) paling boros ya 1km , misalnya biasa 1ltr bisa 51km ini paling gara” suka ngebut jadi 50km)

Seperti itulah pengalaman wakjoo setelah mengganti filter udara vario 125 dengan milik supra 125.

Image

Harga filter udara vario 125 = Rp 49.000

Harga filter udara supra 125 = Rp 30.000

Filter bekas pakai vario + filter supra = tetap Rp 30.000 ( hemat + dapat akselerasi lebih ) hemat Rp19.000

#pilih mana ??? :-)

Kalau mau sharing atau tanya-tanya bisa hubungi wakjoo di

085269934454 ( What’s app )

Arditajosy@yahoo.com

74DEA857

6 Bulan STNK Asli Keluar

Ya selama itulah penantian wakjoo :-) . Setelah menunggu lama akhirnya dapat telepon dari dealer tempat wakjoo ngambil motor. Ternyata STNK ini sudah ada dari sebulan yang lalu tapi wakjoo lupa tidak ngambil :-D kemarin setelah hujan-hujan akhirnya dapat juga lembaran kertas biru ini :-)

image
image

Modifikasi Knalpot Vario 125

Modifikasi satu kata yang menimbulkan banyak makna. Namun menurut wakjoo sendiri modifikasi itu memiliki arti “penyesuaian”, penyesuaian keinginan, penyesuaian fungsi, penyesuaian tampilan, dll. Satu penyesuaian yang tidak boleh dikesampingkan adalah penyesuaian budget :-D wkwkwkwkk

Modifikasi yang wakjoo tulis tentang Vario 125 disini adalah modifikasi yang dilakukan seseorang yang wakjoo temui di perjalanan dari Benowo-Gresik awalnya sih biasa melihat Vario 125 didepan wakjoo. Setelah berhenti beriringan dilampu merah ada sesuatu yang aneh, suara Vario disebelah wakjoo berbeda dengan Vario 125 yang biasanya wakjoo temui. Saking penasarannya sengaja wakjoo berhenti agak lama dilampu merah agar Vario disebelah berjalan terlebih dahulu. Benar saja, begitu melaju didepan wakjoo mendapat jawabannya. Ternyata Vario 125 tadi menggunakan Knalpot milik Tiger Revo. Kesan gagah sangat kental menempel di vario 125 itu. Suara ringan khas Tiger Revo pun sangat kental. Meskipun ban masih menggunakan ukuran standart namun sudah cukup gagah, apalagi jika diganti dengan yang lebih besar, pasti bakal lebih waow :-) .

Biar tidak dibilang hoax , berikut wakjoo cantumkan foto nya (foto diambil oleh boncenger wakjoo)
image
image

image

kalau mau sharing tentang Vario 125 silakan , kebetulan wakjoo menggunakan Vario :-)
email : arditajosy@yahoo.com
What’s App : 085269934454
BBm : 74DEA857

Mencampur pertamax dengan premium

Sedikit menceritakan kembali cerita lucu yang wakjoo dapatkan ketila ke Malang Jumat (28/2) lalu. Berawal ketika seorang teman gila wakjoo (teman guyon) wakjoo minta gonceng dari kampus ke warung tempat biasa kita makan di dekat pemandian di Tlogomas. Di perjalanan sebut saja namanya “krisna”, memuji akselerasi si VaISS yang terasa lebih ringan dan padat dibandingkan VTech nya (Vario Techno).
image

Sampai di warung krisna bercerita bahwa beberapa hari yang lalu ia baru saja menservice si VTech di AHAS, lalu berkata kalau selesai menservice dia mendapat catatan dari sang mekanik. yang intinya mengatakan kalau “Pertamax dicampur Premium itu percuma”. Lalu sontak wakjoo dan dua orang teman wakjoo yang lain pun tertawa karena si krisna mendapatkan tulisan dari mekanik itu. (anggapannya surat cinta) wkwkwkkk
Lalu muncul pembicaraan yang sedikit serius ketika logika mulai berputar. Intinya, kalau misalkan ada 1liter pertamax featuring 1liter premium maka akan terjadi dua percampuran :-) #kayaorangpinter
pertamax beroktan 92
premium beroktan 88
Kalau ditambah jadi 180 : 2 = 90
Logikanya sih masih bagus daripada premium murni , tapi apalah daya kami adalah orang yang mempelajari ilmu administrasi bukan konsen di urusan teknik dan kimia macam itu. Jadi kami hanya mengambil sisi lucunya saja dimana “krisna mendapat catatan dari sang mekanik” :-)
Karena penasaran akhirnya wakjoo minta ditunjukin tulisannya dan wakjoo foto :-)

image

Jika ada yang salah mohon koreksinya :-) dan kalau mau sharing tentang Vario  125 silakan , kebetulan wakjoo menggunakan Vario :-)
email      : arditajosy@yahoo.com
what’s App : 085269934454
BBm      : 74DEA857

Velg Vario 125 Tergantikan

Sejenak ngempet / menunda ke Malang, karena uang untuk bekal hidup di Malang harus dialih fungsikan untuk membeli velg dan ban. :-D
Hari ini semua sudah terkumpul dan siap diaplikasikan ke VaISS, velg wakjoo dapatkan dari memutilasi adik serahim VaISS heheheee. Wakjoo dapat dari punya teman pemilik Vario Techno 125 yang kebetulan sudah mengganti velg aslinya dengan aftermarket. Satu pasang velg wakjoo tebus dengan harga Rp 450.000,00. Jauh lebih murah daripada harus beli baru, lagipula velg yang wakjoo beli baru dipakai 2 bulan sama pemiliknya dengan km tak lebih dari 2000km di speedometernya :-D

image

Velg Vario 125 ku penyok :-D

Yaaa… seperti judulnya velg motor yang ini memang jarang terlihat oleng atau joget-joget ketika kita riding dibelakangnya. Namun velg motor ini pun tetap bisa penyok mas bro dan mba sist. “Tak ada gading yang tak retak – sepandai pandai tupai meloncat, pasti pernah jatuh” ahahhaa

CYMERA_20140205_145736 CYMERA_20140205_145829 CYMERA_20140205_145628 CYMERA_20140205_145543

Yang wak joo rasakan hari ini adalah suatu kegalauan yang endalam. Bagaimana tidak galau , karena bulan ini pas dengan bulannya bayar kuliah + baru menutup devisit anggaran belanja karena bulan lalu maksa riding ke Bali sama teman kampus. Dan sekarang punya tanggungan pelek VaISS yang penyok :(
Harga bekaspun masih lumayan mahal :(

wpid-IMG_20140205_153125.jpg

Semoga dalam waktu dekat ada rezeki yang datang menghampiri.
AMINNN….. :)

Hal-hal yang menyebabkan velg penyok.
1. Ban yang tidak sesuai standart (ban kecil)
2. Kecepatan berlebih ketika menghantam lobang dijalan
3. Beban yang di angkut kendaraan (rider dan bawaannya)
4.Faktor kesialan (apes)
5. Dll.
(Yang diatas murni pikiran sendiri, bukan patokan dan bukan jaminan penyebab velg penyok) :-D

#sebagai catatan Wak Joo sudah pake ban berukuran 2step diatas standart buat ban belakang , yaitu 110/80-14 FDR

Review Vario 125 ISS 6 Bulan ( 20.000km )

Sudah setengah tahun ini hubungan wak joo dengan VaISS berlangsung, tepat tanggal (29 Juni 2013 Vaiss datang) dan sekarang tanggal 29 Januari 2014.

Kesan pertama menunggangi vaiss wak joo merasa puas karena dimensinya yang besar, sesuai postur wak joo yang hehehehee :D . Awalnya sih bertekat bulat dalam hati untuk tetap menjaga ke orisinilan vaiss karena dari Sma dulu motor yang wak joo pakai selalu wak joo otak-atik. Benar saja hal itu pula yang tidak bisa wak joo hindari ketika liat foto vario yang menggunakan box dan tak disangka-sangka kok paginya dapat rezeki :) . Langsung deh main kebengkel buat bikin braket box, setelah braket lalu box sh40 .
Wak joo sempat berfikir box saja sudah cukup. tapi semu berkata lain ketika wak joo merasa kalau ban standart itu terlalu kecil untuk jalan jauh dan terlalu riskan kalau bocor apa lagi kalau ban belakannya yang bocor. Maka terjadilah penggantian ban dengan ukuran 90/80 untuk depan dan 110/80 untuk ban belakang dengan merk FDR . Setelah ban terganti semua bisa saja sampai akhirnya wakjoo merasa tersiksa sendiri Ketika berkendara malam hari dengan lampu standart sampai wak joo berkeluh kesah sama nyonya.
image

Alhamdulillah setelah mengantar mondar-mandir ngojekin nyonya akhirnya wak joo dikasih hadiah dua kotak lampu HID :D ( baik banget pokoknya ).

Untuk performa wakjoo tak akan banyak berkomentar karena sudah banyak yang tahu, untuk ke iritan wak joo masih merasakan diatas 50km/liter bahkan ketika wak joo pake touring kebali minggu lalu wakjoo hitung konsumsi bbm nya masih tembus angka 47,5km/liter dengan kondisi ban besar ( 90/80 depan , 110/80 belakang) box full load ( +/-15kg) satu tas ransel (+/-10kg di dek depan) dan bobot wak joo dan boncenger +/-150kg. sudah cukup menyiksa dan konsumsi bbm 47km/liter termasuk irit :D

Titik timur terjauh yang sudah Wak joo tempuh adalah Pantai Kuta (Bali) dan titik barat terjauh adalah Klaten ( Jawa Tengah )
berikut foto-foto Vario 125 Wak joo
image

Baru sehari sudah wak joo ajak naik cangar
image

Lagi ngukur-ngukur braket box

image

Sempat juga kepikiran modifikasi seperti honda click 125 pake pelek SW tapi wakjoo batalin gara-gara tromol belakang beda dengan Vario atau beat(beda diameter as roda)

image

image

Kemarin baru selesai pasang handguard.

#mesin asli STDD (STanDart Dealer) wkwkwkkk
Ganti oli pun per 4000km sesuai buku pedoman service

Km setelah 6 bulan 20212.2 :D
Kalau di bagi 6 bulan = 183hr
20212 : 183 = 110,4km/hari
Wkwkwkw

image

Pasang Handguard di Vario 125

Setelah istrahat full hari senin gara-gara cedera dipinggang pasca menghantam lubang di cerme (gresik) hari minggu lalu. Bayangin aja nyeri di pinggang sampe bikin badan wakjoo demam tinggi.

image

Alhamdulilah setelah istrahat dan minum obat hari ini kembali sehat namun tetap membatasi tubuh untuk tidak bergerak ekstream ( pencilak’an ) :( .

Iseng dipagi hari ketika beres-beres berujung pada keusilan ngutak-atik si VaISS lagi setelah lihat handguard yang tergeletak di meja. Memang dari wak joo beli hari minggu hanya tergeletak begitu saja , maklum keburu tepar karena sakit duluan. Wak joo sengaja beli tidak langsung wak joo pasang di bengkel karena pengen pasang sendiri.
image

Awalnya sih berfikiran tinggal PnP tapi setelah di bongkar ternyata eh ternyata ada yang beda :( . Dan disinilah seninya dari modifikasi yaitu “akal-mengakali , ngatur-mengatur apa yang ada” :D ( besi bawaan handguard wakjoo potong buat gantiin pentolan ori VaISS )

Foto setelah dan sebelum terpasang, terlihat aneh tapi ya udah ga pa pa. Sekalian buat bedain diparkiran :D

image

image

image

image

Handguard Matic

Hari minggu kemarin bertepatan dengan jadwal apel ke surabaya wakjoo menyempatkan diri untuk mampir ke toko acsesoris motor. Awal masuk memang wakjoo hanya punya keinginan untuk beli handguard saja, eh berhubung mata lirak-lirik akhirnya tergoda juga sama kneeprotector :D
Lihat isi dompet ternyata gak cukup terpaksa melirik nyonya dan dijawab dengan anggukan (gak boleh ditiru).
image
image

Alhamdulilah keduanya terbeli dan ketika ditawari untuk dipasangkan wakjoo menolak karena sudah kesorean.í

V belt Vario 125

image

Ya kemarin pagi Wakjoo nyuci si VaISS terus setelah bersih Wakjoo panasi mesinnya. Setelah dirasa cukup Wakjoo pake buat ke SPBU sekalian isi tanki. Tapi Wakjoo bingung soalnya pada awal VaISS jalan dari kondisi diam terasa ada sedikit slip di daerah CVT. Namun setelah jalan hal itu hilang. Dijalan wakjoo pun befikir kira-kira apa penyebabnya dan wakjoo mulai menaruh curiga ke V Belt nya.
Ketika malam hari secara iseng wakjoo ambil kunci T8 di garasi dan buka cover CVT dan ternyata benar :-D
image

Ada terlihat retakan-retakan. Entah karena terlalu sering dipakai karena umur 5bulan ini sudah dapat 18.xxxkm :-D atau juga karena terlalu berat ban yang wakjoo pasang ? (90/80 depan ,  110/80 belakang) atau prngaruh terlalu sering tak pake mojokerto Рmalang seminggu 2x lewat pacet ?
image

Tapi kalau dipikir-pikir namanya juga part yang berputar, pasti tidak bisa ditentukan oleh waktu. Namun keadaan fisiklah yang menentukan. :-)
Jangan sepelekan v beltmu , ngecek pun hanya modal kunci T8..