Category Archives: Vario 125 ISS

Tenaga Vario 125 Ku jadi Terlalu Lebay, tapi Top Speed jelek

Awal mula ketika hari Kamis siang Wakjoo berangkat ke Surabaya untuk menemui cem-ceman sekaligus cari takjil dan buka bersama. Ketika mau pulang tiba-tiba dapat tugas buat beli camera CCTV, ehhh pas udah sampe tokonya ternyata tutup :-(. Dijalan waktu perjalanan pulang bawaannya pikiran males dijalan rasanya pengen pasang Autopilot buat Vario :-D . Sampai lampu merah jalan bypass Krian yang dekat pabrik pokhpan Wakjoo ada dibarisan depan bersama 1motor batangan, 2 bebek dan 2WTF lainnya tiba-tiba mulai iseng pengen nyoba ngebut soalnya yang ada dibarisan depan itu motor-motor yang ngebut ketika Wakjoo ikuti dari belakang. Lampu hijau menyala eh semua ikut ngebut juga dan anehnya Si VaISS bisa lari duluan didepan setelah menyentuh angka 80kpj Wakjoo minggir dan mengurangi kecepatan lalu yang berada dibarisan depan lampu merah tadi mulai menyalip satu persatu. Sampai lampu merah per4an bypass krian lalulintas padat terpaksa kudu nerobos-nerobos sisi Mobil bus dan truck untuk sampai dibarisan depan. Eh ketika sampai depan lagi-lagi ketemu motor batangan yang tadi. Iseng jilid II pun Wakjoo laksanakan , dan benar untuk akselerasi dari 0-80kpj Wakjoo unggul. Sampai 80kpj Wakjoo tahan lalu sang batangan pun menyalip , setelah disalip Wakjoo ecoriding lagi :-) . Wakjoo sadar karena top speed si VaISS hanya 95- 100kpj (pol mentok njedok) jika Wakjoo yang mengendarai, dulu sempat nemu 110-112kpj waktu juragan diy4all yang mengendarai (Speed on Speedometer). Selasa radjoen baru pun diinstal ke VaISS olehnya. Makanya ada pikiran iseng ngebut :-D

image

Berkali-kali Wakjoo dengar tentang hal ini, tapi tetap tak membuat pikiran teracuni. Sampai tiba saat dimana juragan warung diy4all bercerita langsung dengan Wakjoo tentang reviewnya bersama part aneh itu ke Bondowoso PP dari Mojokerto lalu melibas trek pacet – cangar (jalur wajib si VaISS tiap bertugas) dengan eces bisa di lalui. Akhirnya setelah dirayu dapat juga part handmade ini :-D suwun Kang

image

Sederhana dan gak masuk akal memang jika part seperti ini bisa menambah tenaga motor, tapi faktanya seperti itu. Mungkin dulur-dulur baru akan percaya jika sudah menunggangi langsung si VaISS. Karena rasa memang gak bisa bohong. “Jambakan setan” mungkin sudah menjadi nama lain dari motor bermesin 2tak , namun untuk si VaISS Wakjoo menamainya jambakan manja :-D dengan belaian lembut diawal lalu tarikan manja membuat posisi tubuh sedikit berayun dan diakhiri rasa ngos-ngosan diakhir ketika mencari top speed…

#ditulis motor batangan biar ngga salah paham :-D

Gugurnya Garansi Mesin Honda Vario 125 (30.000km)

Gugurnya Garansi Mesin Honda Vario 125
image

Hal ini baik sadar maupun tidak sadar akan dialami oleh para pengguna Vario 125 seperti Wakjoo. Malam hari ketika riding tiba-tiba pandangan Wakjoo tertuju pada panel speedometer , tepatnya pada indikator odometer. Terpampanglah angka 32.302km yang itu berarti garansi mesin vario Wakjoo pun hilang.

Angka 30.000km / 3tahun sebagai jaminan kwalitas mesin Honda Vario 125 sudah Wakjoo lewati dalam kurun waktu 11bulan :-D . Hujan – dingin – panas – banjir pun juga sudah Wakjoo lalui. Mojokerto – Klaten (PP dalam sehari) , Malang – Bali (PP dalam 3hari) , Malang – Bangkalan (PP dalam sehari) , Mojokerto – Malang (PP seminggu 4-5x pun pernah) tanjakan turunan semuanya sudah terlalui tanpa kendala. Untuk kwalitas Vario Wakjoo sudah membuktikan , What about you ? #niru Agnes Monica feat Vj Daniel :-D

Kalau yang sudah bertemu langsung dengan Wakjoo mungkin akan tahu dan mengerti betapa kasihannya si VaISS (julukan Vario ne Wakjoo) jika Wakjoo riding bersamanya. Bagaimana tidak tersiksa si VaISS dengan BB Wakjoo yang diatas rata-rata :-D Wakjoo selalu mengajaknya mendaki gunung setiap berangkat ke Malang. Beban kelistrikan pun tak lagi ringan dengan adanya 2 lampu HID 35watt , klakson hella , serta ban 90/80-14 depan 100/80-14 belakang. Membuat si VaISS semakin terbebani, namun semuanya aman terlalui sampai saat ini.

image

Sparepart yang sudah Wakjoo ganti selama 30.000km ini antara lain :
1. Kampas rem Depan (+/- di 18.000km)
2. Kampas rem Belakang (+/- di 21.000km)
3. Van Belt (+/- 21.000km)
4. Roller (+/- 23.000km)
5. Isi air radiator (+/-12.000km)
6. Filter udara (+/- 12.000km 20.000km 26.000km)
Sejauh ini part-part itu lah yang sudah Wakjoo ganti, dengan asumsi semua itu normal mengingat tipe riding Wakjoo yang tidak karuan ini. Satu lagi catatan “Wakjoo belum pernah ganti busi” hal ini sekaligus menjawab apa yang menjadi pertanyaan di masyarakat jamak kalau Vario 125 itu katanya boros busi.

Sekedar info bahwa setelah 2013 April atau setelah munculnya Vario 125 yang tipe ISS semua produksi mengalami perubahan part pada busi. Dimana generasi awal menggunakan busi bertipe CPR7 kemudian berubah menjadi busi bertipe CPR9.

Itu sedikit review singkat Vario 125 yang Wakjoo miliki. Selama memakai Vario ini Wakjoo memberinya nilai 90 dari angka 1-100.

modifikasi Vario 125 putih.jpg

 

Review Vario 125 setelah ( 31 hari 3100km )

Box Shad SH45 di Vario 125

Holder GPS di Motor Vario 125

Review Vario 125 ISS 6 Bulan ( 20.000km )

Lampu HID di Motor Vario 125

Mengatasi Standart samping Vario yg miring

Saklar Lampu utama Vario 125

Knalpot Vario 125 ganti pakai Tiger Revo

Pelek Vario 125 penyok

Standart Samping Vario 125 tak Lagi Miring Modal 5.000 rupiah

image

Bagi pemilik Vario 125 masalah standart samping yang terlalu miring kadangkala membuat was-was ketika parkir seperti ingin ngguling saja , apalagi jika ukuran ban nya sudah di upgrade , alhasil miringnya akan lebih ekstream. Banyak yang menyarankan untuk mengganti standart samping dengan milik Beat karbu yang memiliki ukuran lebih panjang daripada milik Vario 125 dengan harga kisaran 25.000-35.000 ditoko spare part .

Disini wakjoo akan menshare apa yang Wakjoo lakukan dengan VaISS untuk mengatasi kemiringan ini. Dengan modal 5.000 rupiah (harga pangkon skok belakang dipasar loak) semua bisa teratasi.
Bahannya hanya 2 , yaitu : Pangkon skok motor bebek + baut 12 . Alatnya kunci ring / pas 12 dan Bor listrik.

image

Langkahnya tinggal lubangi standart samping dengan bor , lalu masukan baut dan masukkan pangkon skok. Maka selesailah :-D

image

Serasa pake high hills :-D
image

Tinggi rendahnya bisa disesuaikan dengan memotong pangkon skok yang biasanya berbahan alumunium itu.
Semoga tips ini bisa membantu… :-)

Next Honda Vario 150cc

Berhembus desas-desus kabar bahwa akan ada Varian matic baru yang akan diproduksi Honda. Menurut beberapa sumber yang Wakjoo dengar matic ini merupakan upgrade dari Vario 125 yang dipergemuk kapasitasnya menjadi 150cc. Menurut Wakjoo pribadi ini akan menjadi salah satu matic yang akan membuat kompetitornya harus mikir keras. Bagaimana tidak, tiga varian matic Honda yang sekarang saja terjual bak kacang rebus dipelataran layar tancap :-D . Entah apalagi yang akan terjadi jika nanti matic premium itu benar diproduksi.

image

Honda air blade (mirip Vario 125)

Tahun depan atau 2015 mendatang Vario 150 ini diperkirakan akan meramaikan pasar otomotif roda dua ditanah air. Vitur yang melekat pada Vario 150 Wakjoo perkiraan tak jauh berbeda dengan Vario 125 , antara lain CBS , ISS (Idling Stop Sistem) yang jelas lagi modelnya seperti layaknya skuter premium pada umumnya yaitu tambahan tulang tengah seperti Honda PCX , untuk menbah kesan elegan dan kenyamanannya.

image

Sampingan

Kata menghemat perlu sedikit dipahami disini, khususnya buat para bikers yang sering ngukur jalan pakai Vario 125. Melewati jalan yang penuh debu tanpa disadari sedikit demi sedikit debu akan mengendap didalam filter udara. Wakjoo sedikit bingung dengan elemen filter udara Vario 125 … Baca lebih lanjut

Icon Jatim , apa jembatan Suramadu ?

Pertanyaan seperti itu muncul dipikiran Wakjoo beberapa hari yang lalu. Dilatarbelakangi komunitas berlabel “Jatim” membuat Wakjoo semakin bingung memikirkan walaupun tidak menutup kemungkinan ini hanya kebetulan semata tanpa ada unsur kenyataan :-D

image

Awal Wakjoo ikut kopdar bloger dan komentator Jatimotoblog ada acara foto di Suramadu , lalu beberapa hari yang lalu hal itupun kembali terjadi namun dengan komunitas yang berbeda. Komunitas Vario 125 Jatim , lagi – lagi label “Jatim” yang Wakjoo kunjungi kemarin juga foto-foto di Suramadu. Sungguh membuat hati semakin rindu dan haus akan kebersamaan seserta canda didalam sebuah komunitas.

image

Lalu benarkah icon Jawa Timur itu Suramadu ? dan apa mungkin Suramadu punya sebuah mistis dimana yang pernah melaluinya akan rindu untuk melaluinya lagi ? :-)

Arti Kedipan Lampu Indikator Vario 125

Bukan cuma kedipan mata saja yang punya berbagai macam makna, ternyata kedipan Lampu Indikator pada speedometer Vario 125 pun punya berbagai macam makna :-) . Kedipan lampu ini menandakan adanya ketidak beresan pada sistem PGM-Fi , berikut tabel tanda-tandanya berserta arti kedipan lampu indikatornya :

image

Meskipun demikian tak usah bingung karena AHAS selalu siap membantu, jangan malu-malu (berhubung gak ngerti sendiri) :-D . Wakjoo pernah melihat langsung ketika lampu indikator itu berkedip di VaISS, namun itu terjadi karena si VaISS lagi di restart :-D (bukan karena rusak)

image

Semoga tabel diatas dapat membantu.

Striping Vario Techno 125 tahun 2014

image

Meskipun terkesan telat tapi tak apa deh buat sekedar informasi. Tepat bulan April tahun ini Vario 125 berganti striping dan spesifikasinya. Sebelumnya vario ada 2 tipe dengan nama yang berbeda yaitu Vario 125 Techno ( tidak CBS dan tidak dilengkapi Idling Stop Sistem / ISS ) dan Vario 125 CBS ISS ( lengkap dengan fitur CBS dan Idling Stop Sistem ).

Bulan April ini striping yang ada pun berubah sekaligus perubahan spesifikasi pada varian techno. Vario 125 sekarang memiliki dua nama dengan spesifikasi yang hampir mirip :-) .
Vario Techno 125 : saat ini sudah dilengkapi dengan fitur Combi Brake Sistem / CBS tapi tetap belum dilengkapi idling Stop Sistem / CBS
Vario Techno ISS 125 : dengan fitur yang sama yaitu CBS dan ISS ( khusus yang tipe ISS pembelian sudah include dengan accessories original vario 125 seharga 350-385rb / cover knalpot , bordes kaki , cover radiator dan cover filter udara.
image

image

Udara Sejuk di Sendi dan mengenyangkan , Pacet – Mojokerto

Sendi merupakan nama sebuah desa yang berada dijalur alternatif Mojokerto – Kota Batu. Wakjoo yakin beberapa dulur-dulur sudah banyak yang mengetahui daerah ini. Jika kita dari arah Mojokerto dan kebetulan naik motor + boncengan lalu kondisi motor tidak prima , maka akan merasakan bagaimana siksaan tanjakan di desa ini :-)

image

Wakjoo selalu melalui jalur ini ketika akan ke Malang sejak awal masuk kuliah dulu. Kecuali jika sudah diatas jam 5 sore, maka Wakjoo akan selalu melewati jalur Mojokerto – gempol – Malang . Karena sungguh sangat tidak dianjurkan lewat jalur sendi malam-malam. Kebiasaan yang baru Wakjoo mulai beberapa hari ini adalah makan di warung-warung yang ada di perbatasan desa Sendi dengan Tahura R. Soeryo. Lumayan untuk mengurangi suhu mesin setelah melalui tanjakan extream + ngisi perut :-D . Langganan Wakjoo disini adalah Warung Mbak Win , karena Wakjoo merasa masakannya enak, apalagi sambelnya :-) . Di Warung ini sedia pecel , Tempe penyet , sayur lodeh , kare , nasi jagung. Diantara semuanya Wakjoo selalu milih nasi jagung + Tempe penyet :-D

image

Ayoo bagi dulur yang lewat sendi tidak ada salahnya untuk mampir ke warung-warung yang ada disana sekaligus mengurangi rasa capek dijalan. :-)

Harapan Konsumen kepada Vario 125 Baru , bukan cuma stiker

Beberapa hari yang lalu Wakjoo baca di forum pecinta Vario 125. Ada seorang member grub yang berharap vario 125 tidak tampil apa adanya seperti yang dijual di Indonesia saat ini. Berikut keinginan member  tersebut :

image

Dari curhatan diatas , Wakjoo pun setuju dan Wakjoo yakin dulur-dulur pun demikian :-) namun yang saat ini hanya ganti striping :-D