Pengalaman Test Ride Yamaha R15 di Pacet

Bangun pagi yang kesiangan, niat pulang ke Mojokerto pagi hari tapi malah jam 12 siang baru start dari Malang πŸ™‚ . Mandi lalu prepare buat balik ehhh kok pas di Batu kena macet, bermacet-macet ria pun dilalui. Sampai dicangar Wakjoo bertemu dua motor yaitu CS1 dan R15. Keduanya menggunakan slayer dan menggunankan lampu hazard. Tak ambil pusing lalu wakjoo ikuti saja dari Cangar sampai Sendi. Diperjalanan itu CS1 berada didepan , R15 lalu Wakjoo , sang rider R15 itupun seperti mngetahui kalau Wakjoo ngikuti jadi sang rider R15 selalu memberi aba-aba keadaan jalan. Bagaikan rombongan peturing , semua pengguna jalan pun tercuri perhatiannya πŸ˜€ (jadi seneng).

Sampai di Sendi, kejadian tidak menyenangkanpun terjadi. Rantai CS1 lepas / loss karena terlalu kendur. Alhasil Wakjoo pun ikut berhenti dan reflek turun ikut membantu, sekaligus berkenalan dan menanyakan tujuan perjalanan mereka yang ternyata mau ke Surabaya. Setelah trouble teratasi lanjut perjalanan menurun. Diakhir turunan tajam dari arah sendi tepatnya ditikungan yang ada peternakan ayam yang biasa lewat pasti paham tempatnya. Disini CS1 kembali trouble dengan masalah baru (rem cakram belakang blong) inilah trouble yang menghantui jika memaksakan menggunakan rem tanpa diikuti engine break. (lihat foto)
image

Setelah menunggu +/-10 menit dan rem berfungsi kembali. Sambil bercerita ternyata 2 rider ini baru pertama kali menuruni jalan ini, mereka sering lewat tapi hanya kearah atas dan pulangnya lewat pandaan – gempol – sidoarjo. Lalu Wakjoo bercerita kalau jalur ini menjadi rute biasa kalau mau kemalang, seketika itu mereka menyuruh Wakjoo didepan katanya sih yang paling ngerti jalan :-D. Jadi RC dadakan deh akhirnya. Perjalanan pun dilanjutkan soalnya Mas yang naik CS1 kebagian sift kerja malam.

Sampai di desa setelah pacet Wakjoo berhenti di tukang tambalban, terus nyuruh yang punya CS1 buat ngencangkan rantainya.
image

Ngobrol-ngobrol akhirnya Wakjoo iseng tanya Mas yang punya R15, gimana rasanya naik R15 lhaa kok malah disuruh nyoba :-D. Tambah seneng Wakjoo , ambil helm terus naik. Disini mulai muncul kesan nggak enaknya, musti kudu bener-bener ngangkan supaya bisa duduk. Ternyata tempat duduk yang belakang itu tinggi beudtzz 😦 setelah mencoba ngangkang 3x baru bisa lolos menaikinya :-D. Tangan ke stang lalu merasakan meremas kopling dan tuas cakram #ihhh nunduk / bungkuk mas bro πŸ˜€ . Setelah itu nyoba akselerasinya , ternyata dengan riding position yang sedikit membungkuk membuat rasa berakselerasi lebih enak. Berhubung bukan anak racing jadi test ride hanya sekedar ngebut :-D. Lumayan enak kok naik R15 , tapi ngga mau deh ngerasain gimana kalau kudu macet-macet naik motor ini. Setelah selesai Wakjoo minta tolong yang punya R15 buat fotoin πŸ™‚
image

image

Setelah dari situ Wakjoo ajak mampir kerumah buat istrahat bentar. Setelah jam 5 sore mereka pamit pulang.
Ow iya hampir lupa mereka dari komunitas INSOM’s , yaitu komunitas yang basic nya sosial. Biasa kumpul malam minggu di CITO atau di tugu bambu runcing. Kebetulan yang Wakjoo temui ini ketua sama wakilnya πŸ˜€

Iklan

13 responses to “Pengalaman Test Ride Yamaha R15 di Pacet

  1. Jadi ini cs1 sing arep pulwep??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s