Mengamati pengaruh Riding Style terhadap speed, akselerasi dan konsumsi bbm

Banyak terjadi perdebatan ketika bicara konsumsi BBM, Topspeed serta akselerasi. Berbicara hal seperti ini selalu terbumbui oleh sebuah majas “hyperbola” dimana tiap individu yang bercerita selalu melebih-lebihkan apa yang diceritakan. “Gua seliter bisa 45km” “ane seliter dapet 48km” “inyong cuma oleh 40km seliter e” “Mbahku iso 50km gawe bensin seliter”. “Topspeedku 110kpj” “aku wingi 120kpj” “aku cuma dapet 100kpj”. Mungkin di antara kita ada yang pernah ada didalam sebuah percapakan seperti itu.

image

Efisien itu menurut wakjoo adalah kondisi dimana apa yang dikeluarkan sesuai dengan apa yang didapat. Bisa dibilang kondisi optimal lah πŸ˜€ . Tiap orang pastilah memiliki karakter yang berbeda. Coba simak foto ini

image

Lalu inilah pandangan singkat dari Cak Wiwied
image

Kesimpulannya agresif dijalan belum tentu tercepat, yang terlihat slow bukan berarti menjadi lambat karena lagi-lagi ini tergantung style dan ketepatan dalam berakselerasi. Agresif malah cenderung boros (boros dibukaan gas dan RPM) dan yang slow malah dapat mengoptimalkan semuanya. Lalu bagaimana riding style anda? πŸ™‚

image Sopan dan santun dijalan merupakan cerminan kepribadian. Jadi sesopan apa anda dijalan? #keepsafety

 

#pict cak wiwied

Iklan

7 responses to “Mengamati pengaruh Riding Style terhadap speed, akselerasi dan konsumsi bbm

  1. wooohhh… jadi artikel, josss…

  2. Woh aq jadi bintang iklan di atas wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s