Monthly Archives: November 2013

Memilih Cucak Ijo Bakalan

image

Cucak ijo akhir-akhir ini memang sedang menjadi idola dikalangan kicau mania, baik hanya sebagai burung rumahan ataupun juga sebagai burung aduan. Suara tebal dan khas dari cucak ijk inilah yang mungkin menjadi alasan burung ini menjadi trend saat ini.

Berikut WakJoo berikan sedikit tips dalam memilih cucak ijo

Pastikan burung yang akan dipelihara berkelamin jantan, ciri-ciri burung Cucak Hijau kelamin jantan serta tips dalam memilih bakalan Cucak Ijo:

1- Dapat dilihat dari postur tubuh yang panjang serasi, ekor lebih panjang, tulang belakang dan supit kecil rapat, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna gelap, warna bulu di bagian bawah leher berwarna hitam dan membentuk topeng pada wajahnya, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah.
2 – Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok.
3 – Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
4 – Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi.
5 – Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
6 – Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat.
7 – Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
8 – Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
9 – Rajin bunyi, ini menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah.
10 – Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

Sumber : omkicau

Iklan