Monthly Archives: Juli 2014

Ucapan Selamat Lebaran

Satu syawal sudah datang moment Fitri yg ditunggu-tunggu umat Islam seantero jagad. Saling maaf-memaafkan merupakan sebuah hal yg biasa dilakukan, walaupun tanpa menunggu satu syawal hal ini dapat dilakukan. πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

Ketika anak kunci berputar ke arah “on”
Full pump mulai bekerja , tombol starter pun ditekan , askruk mulai bergerak dibarengi gerakan piston dan klep yg bergantian berayun. Letupan bunga api dari busi membuat suhu ruang bakar menghangat.
Pulley dan roller pun mulai bergerak yang sedikit demi sedikit mengajak vbelt serta prodoganda berputar perlahan membuat kampas kopling terbuka melebar. Gearbox pada gardan pun mulai bergerak diikuti roda belakang.
Handgrip gas diputar perlahan membuat RPM meningkat dan mengajak roda belakang untuk berputar lebih cepat dan lebih cepat untuk mengantarmu ke top speed yang kau inginkan. http://www.djoshe.wordpress.com
#sejenak kita lupakan kegiatan itu
Mari turun dari tungganganmu
Lepas helm mu
Lepas pula sarung taΓ±ganmu
Mari berjabat tangan
Lupakan semua pikiran, kejadian serta prilaku buruk yang telah terjadi

Minal aizin walfaizin , mohon maaf lahir dan batin
Josi / Wakjoo
http://www.djoshe.wordpress.com

image

Iklan

Tenaga Vario 125 Ku jadi Terlalu Lebay, tapi Top Speed jelek

Awal mula ketika hari Kamis siang Wakjoo berangkat ke Surabaya untuk menemui cem-ceman sekaligus cari takjil dan buka bersama. Ketika mau pulang tiba-tiba dapat tugas buat beli camera CCTV, ehhh pas udah sampe tokonya ternyata tutup :-(. Dijalan waktu perjalanan pulang bawaannya pikiran males dijalan rasanya pengen pasang Autopilot buat Vario πŸ˜€ . Sampai lampu merah jalan bypass Krian yang dekat pabrik pokhpan Wakjoo ada dibarisan depan bersama 1motor batangan, 2 bebek dan 2WTF lainnya tiba-tiba mulai iseng pengen nyoba ngebut soalnya yang ada dibarisan depan itu motor-motor yang ngebut ketika Wakjoo ikuti dari belakang. Lampu hijau menyala eh semua ikut ngebut juga dan anehnya Si VaISS bisa lari duluan didepan setelah menyentuh angka 80kpj Wakjoo minggir dan mengurangi kecepatan lalu yang berada dibarisan depan lampu merah tadi mulai menyalip satu persatu. Sampai lampu merah per4an bypass krian lalulintas padat terpaksa kudu nerobos-nerobos sisi Mobil bus dan truck untuk sampai dibarisan depan. Eh ketika sampai depan lagi-lagi ketemu motor batangan yang tadi. Iseng jilid II pun Wakjoo laksanakan , dan benar untuk akselerasi dari 0-80kpj Wakjoo unggul. Sampai 80kpj Wakjoo tahan lalu sang batangan pun menyalip , setelah disalip Wakjoo ecoriding lagi πŸ™‚ . Wakjoo sadar karena top speed si VaISS hanya 95- 100kpj (pol mentok njedok) jika Wakjoo yang mengendarai, dulu sempat nemu 110-112kpj waktu juragan diy4all yang mengendarai (Speed on Speedometer). Selasa radjoen baru pun diinstal ke VaISS olehnya. Makanya ada pikiran iseng ngebut πŸ˜€

image

Berkali-kali Wakjoo dengar tentang hal ini, tapi tetap tak membuat pikiran teracuni. Sampai tiba saat dimana juragan warung diy4all bercerita langsung dengan Wakjoo tentang reviewnya bersama part aneh itu ke Bondowoso PP dari Mojokerto lalu melibas trek pacet – cangar (jalur wajib si VaISS tiap bertugas) dengan eces bisa di lalui. Akhirnya setelah dirayu dapat juga part handmade ini πŸ˜€ suwun Kang

image

Sederhana dan gak masuk akal memang jika part seperti ini bisa menambah tenaga motor, tapi faktanya seperti itu. Mungkin dulur-dulur baru akan percaya jika sudah menunggangi langsung si VaISS. Karena rasa memang gak bisa bohong. “Jambakan setan” mungkin sudah menjadi nama lain dari motor bermesin 2tak , namun untuk si VaISS Wakjoo menamainya jambakan manja πŸ˜€ dengan belaian lembut diawal lalu tarikan manja membuat posisi tubuh sedikit berayun dan diakhiri rasa ngos-ngosan diakhir ketika mencari top speed…

#ditulis motor batangan biar ngga salah paham πŸ˜€

Game Android Prabowo

Banyak aplikasi game yang tersedia di playstore untuk gadget berOS android . Tapi baru tadi Wakjoo menemukan satu game yang cukup aneh dan membuat senyum-senyum bahkan sempat melepaskan tawa πŸ˜€ .

image

Bagaimana menurut dulur-dulur , game berjudul “Prabowo The Asian Tiger” . Jujur saja Wakjoo sampai tidak habis pikir kok ya sampe segitunya bikin game segala πŸ™‚
Kreatif namun kok ya kerasa aneh gitu dipikiran Wakjoo.
#just_share

image

image

Download : disini

Gugurnya Garansi Mesin Honda Vario 125 (30.000km)

Gugurnya Garansi Mesin Honda Vario 125
image

Hal ini baik sadar maupun tidak sadar akan dialami oleh para pengguna Vario 125 seperti Wakjoo. Malam hari ketika riding tiba-tiba pandangan Wakjoo tertuju pada panel speedometer , tepatnya pada indikator odometer. Terpampanglah angka 32.302km yang itu berarti garansi mesin vario Wakjoo pun hilang.

Angka 30.000km / 3tahun sebagai jaminan kwalitas mesin Honda Vario 125 sudah Wakjoo lewati dalam kurun waktu 11bulan πŸ˜€ . Hujan – dingin – panas – banjir pun juga sudah Wakjoo lalui. Mojokerto – Klaten (PP dalam sehari) , Malang – Bali (PP dalam 3hari) , Malang – Bangkalan (PP dalam sehari) , Mojokerto – Malang (PP seminggu 4-5x pun pernah) tanjakan turunan semuanya sudah terlalui tanpa kendala. Untuk kwalitas Vario Wakjoo sudah membuktikan , What about you ? #niru Agnes Monica feat Vj Daniel πŸ˜€

Kalau yang sudah bertemu langsung dengan Wakjoo mungkin akan tahu dan mengerti betapa kasihannya si VaISS (julukan Vario ne Wakjoo) jika Wakjoo riding bersamanya. Bagaimana tidak tersiksa si VaISS dengan BB Wakjoo yang diatas rata-rata πŸ˜€ Wakjoo selalu mengajaknya mendaki gunung setiap berangkat ke Malang. Beban kelistrikan pun tak lagi ringan dengan adanya 2 lampu HID 35watt , klakson hella , serta ban 90/80-14 depan 100/80-14 belakang. Membuat si VaISS semakin terbebani, namun semuanya aman terlalui sampai saat ini.

image

Sparepart yang sudah Wakjoo ganti selama 30.000km ini antara lain :
1. Kampas rem Depan (+/- di 18.000km)
2. Kampas rem Belakang (+/- di 21.000km)
3. Van Belt (+/- 21.000km)
4. Roller (+/- 23.000km)
5. Isi air radiator (+/-12.000km)
6. Filter udara (+/- 12.000km 20.000km 26.000km)
Sejauh ini part-part itu lah yang sudah Wakjoo ganti, dengan asumsi semua itu normal mengingat tipe riding Wakjoo yang tidak karuan ini. Satu lagi catatan “Wakjoo belum pernah ganti busi” hal ini sekaligus menjawab apa yang menjadi pertanyaan di masyarakat jamak kalau Vario 125 itu katanya boros busi.

Sekedar info bahwa setelah 2013 April atau setelah munculnya Vario 125 yang tipe ISS semua produksi mengalami perubahan part pada busi. Dimana generasi awal menggunakan busi bertipe CPR7 kemudian berubah menjadi busi bertipe CPR9.

Itu sedikit review singkat Vario 125 yang Wakjoo miliki. Selama memakai Vario ini Wakjoo memberinya nilai 90 dari angka 1-100.

modifikasi Vario 125 putih.jpg

 

Review Vario 125 setelah ( 31 hari 3100km )

Box Shad SH45 di Vario 125

Holder GPS di Motor Vario 125

Review Vario 125 ISS 6 Bulan ( 20.000km )

Lampu HID di Motor Vario 125

Mengatasi Standart samping Vario yg miring

Saklar Lampu utama Vario 125

Knalpot Vario 125 ganti pakai Tiger Revo

Pelek Vario 125 penyok

Standart Samping Vario 125 tak Lagi Miring Modal 5.000 rupiah

image

Bagi pemilik Vario 125 masalah standart samping yang terlalu miring kadangkala membuat was-was ketika parkir seperti ingin ngguling saja , apalagi jika ukuran ban nya sudah di upgrade , alhasil miringnya akan lebih ekstream. Banyak yang menyarankan untuk mengganti standart samping dengan milik Beat karbu yang memiliki ukuran lebih panjang daripada milik Vario 125 dengan harga kisaran 25.000-35.000 ditoko spare part .

Disini wakjoo akan menshare apa yang Wakjoo lakukan dengan VaISS untuk mengatasi kemiringan ini. Dengan modal 5.000 rupiah (harga pangkon skok belakang dipasar loak) semua bisa teratasi.
Bahannya hanya 2 , yaitu : Pangkon skok motor bebek + baut 12 . Alatnya kunci ring / pas 12 dan Bor listrik.

image

Langkahnya tinggal lubangi standart samping dengan bor , lalu masukan baut dan masukkan pangkon skok. Maka selesailah πŸ˜€

image

Serasa pake high hills πŸ˜€
image

Tinggi rendahnya bisa disesuaikan dengan memotong pangkon skok yang biasanya berbahan alumunium itu.
Semoga tips ini bisa membantu… πŸ™‚

Sederhana Jadul atau Modern Ribet

Pagi-pagi baca postingan disalah satu grup Vario 125. Disana ada yang menanyakan tentang fungsi setelan idle di therote body Vario.

image

Banyak penjelasan-penjelasan dari para suhu otomotif di kolom komentar. Ada yang mengatakan kalau injeksinya Honda itu sangat sederhana , dan injeksi Yamaha dikatakan lebih maju. Pernyataan ini Wakjoo setuju tidak ngeles deh , karena faktanya sih “kayanya begitu” πŸ˜€ . Beberapa kali nganter Scorpio tune up lalu lihat-lihat Vixion , mio J ditune up dengan nyopot socket terus dicolok ke laptop , membuat Wakjoo berfikir “Wowww keren” . Beda bingit sama punya Honda ( pengalaman pake Vario 125 ) kalau service cuma modal pinset/peniti buat ngereset injeksinya πŸ˜€ ahhahaha andai emak-emak tau caranya mungkin bisa ngereset sendiri wkwkwk

Tapi kesederhanaan ini memiliki nilai plus karena idle motor mudah disetel,

image

jauh berbeda dengan kemodernan yang ditawarkan sehingga menjadikan penyetelan idle yang dibuat semakin ribet πŸ˜€ kudu pake kunci ini kunci itu #pendapat pribadi

image