Category Archives: Burung

Hobby juga kudu pake Otak !!!

Banyak orang melakukan hobby tapi tetap kudu pake otak juga. Mungkin artikel ini terlalu beraduk antara emosi dan hobby. Jujur selain hobby didunia otomotif , Wakjoo pun memiliki hobby memelihara burung kicauan. Wakjoo memelihara selain untuk menyalurkan hobby mendengarkan kicauannya tapi juga tetap memeliharanya dengan memberikan makan serta membersihkan sangarnya beberapa hari sekali (meskipun Wakjoo tahu dial am bebas mereka “mungkin” lebih bahagia).

image

Lalu apa pendapat dulur jika ada hal yang seperti ini ??? Meskipun tidak hobby soal burung pasti dulur ngerti kalau burung ini dilindungi. Jika ada orang dengan bangga membunuh + memfotonya , apa dulur rela ??? Ini merusak fauna – fauna langka yang ada dinegeri kita. Apa kah tulisan ini bisa membuat jera orang yang melakukan nya ??? Ini mungkin hanya akan sekedar menjadi artikel basi tanpa ada blow up…. Ahhhhh sudah lah apitis memang sudah merasuk dalam benak kita, jika foto semacam ini ditindak tegas mungkin hal-hal serupa tidak akan sampai terjadi.

Coba perhatikan rekan-rekan yang hobby memelihara burung , mereka semua mengecam foto ini beserta orangnya. #maaf kata-katanya tidak Wakjoo sensor
image

image
image

Semoga dengan tambahan screenshot akun fb , pelaku dapat tindakan yang seharusnya…
https://m.facebook.com/profile.php?id=100008409733625
image

Iklan

Jenis Kelamin Burung Parkit

image

Burung Parkit adalah burung kecil yang masih merupakan kerabat dari burung betet. Bulunya parkit meliputi dari berbagai jenis warna termasuk diantaranya hijau, putih, biru, kuning dan ungu. Dari beberapa jenis burung parkit ada yang memiliki ekor pendek dan persegi dan untuk jenis lain ia memiliki ekor kecil yang memanjang. Burung parkit memiliki Paruh yang bengkok sama seperti burung betet pada umumnya.
Kunci awal berternak adalah mengetahui jenis kelamin.

image

Cara 1 :
Perhatikan bagian mata, ketika anda melihat bahwa bola mata burung berwarna hitam gelap keseluruhan , maka umurnya itu bisa jadi 1-4 bulanan.
Namun jika bola mata terdapat iris yang berwarna gelap burung itu berumur 4-6 bulanan
Jika berwarna kecoklatan maka itu sudah 6-8 bulan
Apabila irisnya semakin putih terang maka burung parkit berumur 8-9 bulanan , sudah siap untuk diternak
Cara 2 :
Perhatikan garis hitam yang dikepala atas burung, ketika yang terlihat garis hitam jelas sejajar sampai dekat mata burung , maka burungnya berumur 4 bulanan
Namun jika dikepala tidak lagi terlihat garis hitamnya maka parkit sudah berumur diatas 4 bulanan.

Berbagai istilah kicau burung

image

Bergabung dengan berbagai komunitas burung kicau serta memelihara burung kicauan membuat hati senang. Berada dirumah dengan berbagai kicauan burung membuat suasana dirumah menjadi nyaman.

Berikut wakjoo berikan beberapa istilah tentang kicauan burung untuk menjawab banyaknya pertanyaan tentang perbedaan “ ngriwik “, “ ngalas”, “ ngerol “, dan “ ngeplong “, “Gedongan” , “Engkel” , “double slah ” , “Roppel/Semi ropel “…berikut penjelasan nya silahkan yg mau menambahkan lagi monggo. Jika ada yang mau bertanya di simak dulu tulisannya :

1. Ngriwik adalah: Mereplay lagu dan isian dengan volume suara pelan. Lagu yang di replay burung umumnya berasal pemasteran alami/buatan yang terekam di Auditory Memori (otak) burung tersebut. Fase ini biasanya digunakan burung sebagai kesempatan untuk belajar meng-aransemen lagu dengan baik dan harmonis.

2. Ngalas adalah istilah untuk kemampuan burung melagukan suara kicauan asli burung seperti di habitatnya

Ngalas adalah suara ngerol asli terdiri dari suara yg rapat disambung2 dalam tempo yang cepat, nada naik turun cenderung ditarik-tarik bergulung-gulung panjang/ropel/roll

3. Ngerol adalah kemampuan burung untuk berkicau secara sambung menyambung seolah-olah tanpa terputus. Misalnya: 1-2-3-4-5-6 atau 5-4-3-2-6-1.

image

4.Gedongan Ialah kualitas yang tempati grade paling rendah. Dimaksud gedongan atau ngingklung ( datang dari kata ngelingkung/lingkungan) lantaran telah tidak seperti biasanya burung jenis cucak yang mesti mempunyai suara alam/hutan/murni. Jadi berkesan seperti kicauan yang umum/kerap kita temui.

5.Engkel Disebut juga ngengkel, dengan cara kualitas tambah baik dari gedongan lantaran tetap terus mempunyai suara khas , tetapi suaranya kurang tidak tipis, mengambang atau kurang mempunyai desakan suara dalam, lambat temponya. Penambahan kualitas type suara ini cuma dapat hingga step engkel panjang.

6.Engkel panjang/engkel ngelagu Sesungguhnya kualitasnya telah tergolong sukup baik. burung ini rajin berkicau, tetapi kerapkali cuma menonjolkan variasi-variasi panjangnya saja serta tidak sering berkicau dengan irama yang cepat.

7.Semi Roppel/Semi Rovel Kecepatan suaranya seringkali terdengar, tetapi tetap ada celah/celah atau jarak antar variasinya tetap ada lubang. Celah pada lubang tersebut ada kemungkinan terisi suara burung yang lain.

8.double slah (dari asal kata celah) (arti/tren baru) Arti ini kurang popular serta bisa disebutkan baru. Tingkatan suara ini tergolong baik, speednya dibawakan seringkali walau demikian tetap ada celah yang sangat mungkin suara lain mengikutinya.

9.Roppel/rovel/ngropel Arti roppel/rovel/ngropel arti aslinya belum terang, barangkali dapat di ambil dari arti rope/tali atau roll yang bermakna bergulung. Suara type ini karena bercirikan suara yang panjang serta bergulung-gulung seolah tidak mempunyai jarak, tidak ada celah/slah di antara setiap untaian iramanya dan terdengar memiliki volume besar serta keras.

image

Dirangkum dari berbagai sumber (KPBT), semoga menjadi pengetahuan buat kita semua. Kurang lebihnya mohon maaf…

Memelihara Burung Trucukan ( belajar Garuda )

Image

Tengah malam ini wak joo terbangun gara-gara suara asing yang muncul di teras rumah. Memang burng peliharaan wak joo banyak , namun kicauan ini terasa masih asing buat wak joo. Setelah mengeluarkan kepala dari cendela ternya yang berkicau burung Trucukan yang wak joo pelihara 2 bulan ini dan tergolong jinak.ImageImage

Ini Vidionya Silakan di lihat

Berikut informasi tentang burung trucukan : yang wak joo kutip dari Smart Mastering
Burung Trucukan merupakan keluarga dekat burung Cucak Rawa. Pamornya makin menanjak seiring dengan ramainya lomba burung berkicau di Tanah Air. Memelihara dan merawat burung Trucukan sangatlah mudah dan bisa mendatangkan kesenangan. 

KARAKTER DASAR BURUNG TRUCUKAN

  • Non fighter. Burung Trucukan bukanlah burung petarung, daya tarung yang ada pada burung ini cenderung akibat tingkat birahi pada level tertentu yang akan membuat burung ini menjaga daerah teritorialnya.

  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.

PEMILIHAN BAHAN BURUNG TRUCUKAN YANG BAIK

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Trucukan.

  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.

  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.

  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.

  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.

  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.

  • Rajin bunyi, ini menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah.

  • Warna bulu tegas dan kering, diyakini memiliki irama lagu yang sangat panjang.   

Image

Image

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG TRUCUKAN

  • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu 12%-18%), belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Trucukan. Voer diberikan sebagai pelengkap kebutuhan nutrisinya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.

  • Buah Segar, burung Trucukan sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung Vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Disamping itu, buah Pepaya sangat mudah dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.

Foto wak joo ambil dari Forum Burung Trucukan Ropel Indonesia ( komunitas penggemar burung trucukan yang isinya mengenai perawatan dll mengenai burung trucukan )

Membedakan Jenis Kelamin Love Bird

image

Membedakan Lovebird jantan dan betina, ciri ciri lovebird jantan : lovebird jantan biasanya memiliki ciri ciri yaitu memiliki ekor yang berbentuk lancip atau seperti huruf  V, sedangkan ciri ciri lovebird betina adalah biasanya memiliki ciri ciri pada ekornya yang berbentuk datar, baca juga artikel mengnaim Ciri Lovebird Yang Bagus dalam membedakan lovebird jantan dan betina memang susah susah gampang karena burung lovebird jantan dan betina relatif memiliki bentuk tubuh yang sama, namun pastilah setiap hewan pasti antara jantan dan betina memiliki perbedaan, na di artikel kali ini wakjoo mau share tentang pengalaman dalam membedakan lovebird jantan dan betina, monggo disimak tentang ciri ciri Lovebird Jantan dan betina
seperti yang sudah wakjoo sampaikan di awal tadi jika lovebird jantan bisanya memiliki ekor yang jenderung berbentuk lancip, sedangkan untuk lovebird betinanya bisanya memiliki ekor yang datar, seperti apa sih bentuk ekor yang di maksud ?
Berikut wak joo beri gambarnya

image

image

Kiri jantan kanan betina

bonus foto mesum +17th 😀

image

Perawatan Ciblek dari Bakalan Hingga Rajin Berkicau

Image

Syarat burung berkicau adalah terbiasa dengan lingkungannya terlebih dahulu, khususnya burung yang baru saja di tangkap dari alam liar. Inilah yang menjadi kunci merawat burung. Menjinakkan bakalan ciblek muda hutan dari hasil tangkapan atau membeli di pasar burung yang belum makan voer sangat mudah, beberapa langkah perawatannya adalah sebagai berikut:

1. Untuk mengkondisikan ciblek tersebut pada sangkar barunya sebaiknya ciblek di masukkan sangkar yang ketiga sisinya (samping kiri kanan dan belakang) ditutup dengan koran ataupun kain, kemudian ditaruh di tempat yang sepi, selama kurang lebih 3 (tiga) hari ciblek dikasih kroto segar setiap pagi dan sore.minuman bisa dicampur dengan multivitamin/antistress untuk burung.

2. Hari selanjutnya adalah meracik campuran kroto dengan voer lembut ditambah air sedikit. 2-3 hari pertama komposisi kroto dengan voer adalah 75%:25%; 2-3 hari kemudian 50%:50%; 2-3 hari kemudian 25%:75%. Pemberian campuran kroto dengan voer ini diberikan pada pagi dan sore hari, bisa ditambah dengan 2 (dua) ekor jangkrik kecil. Kira-kira 6 – 9 hari ciblek sudah mau makan voer, dengan melihat kotorannya yang sudah berwarna seperti warna voer. Campuran kroto bisa diganti dengan ulat hongkong.

3. Setelah warna kotorannya sudah menyerupai warna voer langkah selanjutnya adalah memberikan voer kering 100% selama 1 minggu yang diselingi dengan pemberian extra fooding berupa kroto segar/ jangkrik/ ulat hongkong dengan jumlah terbatas setiap pagi dan sore, sekaligus membuka ketiga sisi sangkar yang tertutup. Hal ini dilakukan untuk membiasakan secara perlahan-lahan terhadap dunia barunya. Pada tahap ini ciblek sudah dapat makan voer secara total, namun karena burung ciblek adalah burung pemakan serangga alangkah baiknya jika ciblek diberikan selingan jangkrik/ kroto/ ulat hongkong walaupun 1 (satu) hari sekali dengan jumlah 2-3 ekor jangkrik kecil atau 3-4 ekor ulat hongkong atau ½ sendok teh kroto.

4. Untuk menjinakkan ciblek, trik selanjutnya adalah menaruh burung ciblek pada keramaian dengan menggantungkannya pada posisi yang agak tinggi kemudian setiap pekan berangsur-angsur semakin rendah, sambil dilatih pemberian extra fooding dengan tangan.

5. Setelah 3 – 4 bulan burung ciblek anda akan berkicau dengan riang.

Pemberian kroto setiap hari akan merangsang burung ciblek cepat berkicau.

 Image

Perawatan burung ciblek supaya rajin berkicau

Untuk menjadikan burung ciblek anda rajin berkicau berikut tips perawatannya:

1. Pagi jam 05.00 WIB buka krodong, kemudian digantang di luar rumah, para kicaumania sering menyebut diembun-embunkan, namun sebenarnya untuk semua jenis burung senang akan suasana pagi hari menjelang matahari terbit.

2. Jam 07.00 WIB ciblek diberikan extra fooding berupa jangkrik kecil 2-3 ekor, kroto ¼ – ½ sendok teh, ulat hongkong 2 – 4 ekor (pemberian extra fooding bisa disesuaikan dengan settingan), kemudian disemprot dengan setelan semprotan lembut.

3. Penjemuran bisa dilakukan pada pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 09.00 WIB.

4. Setelah itu di gantang ditempat yang teduh.

5. Sore hari jam 16.00 WIB pemberian extrafooding dengan jumlah yang sama dengan pemberian extra fooding pagi harinya.

6. Sore jam 17.00 WIB burung dikrodong.

Demikian sedikit ulasan seluk beluk burung ciblek, semoga bermanfaat, silahkan digethok tularke ilmu ini, apabila ada kekurangannya mohon kritik dan saran dari rekan-rekan sekalian!

Burung Ciblek (Prinia familiaris)

Image

Burung ciblek di pasaran saat ini ada dua jenis yaitu Prinia familiaris familiaris dan Prinia familiaris olivaces. Kalau masih muda akan sangat sulit membedakan keduanya, tetapi ketika sudah dewasa akan mudah sekali membedakannya apalagi ketika berkicau.

 

Pada jenis Prinia familiaris familiaris warna bulu lebih gelap, garis putih di sayap lebih lebar, badan lebih lebar, dan dada tampak bidang, jantannya bersuara keras, tajam dan tebal membentuk vokal ciikrak…ciikrak.. yang dikombinasi suara cicitan, penyebarannya di daerah Jawa Timur, Bali dan Jawa Barat.

 

Pada Prinia familiaris olivaces warna bulu tampak lebih terang atau lebih muda, garis putih di sayap lebih pendek dan agak kecil, tubuh tampak ramping, serta dada tidak terlalu bidang, bulu dada jantannya hitam yang tampak tipis atau samar, kicauannya lebih menonjolkan jeritan panjang satu nada dan tidak membentuk vokal seperti ciikrak..ciikrak..cet..cet.. oleh karena vokal suaranya tidak terbentuk maka suara kicauannya terdengar tipis dan kurang keras. Penyebarannya di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumatera.

 

Penyebaran: Burung Ciblek lebih banyak dijumpai di Jawa, Bali dan Sumatera.

 

Habitat: Burung Ciblek biasa ditemui di daerah sawah, kebun, ladang, pinggiran hutan dan di sekitar rumah penduduk, dari dataran rendah hingga pada ketinggian 1000 m dpl sangat mungkin dijumpai burung ciblek. Musim berkembangbiaknya tidak pasti, akan tetapi pada umumnya mereka berkembangbiak pada saat menjelang musim hujan dengan jumlah telur  yang dihasilkan antara 2 sampai dengan 3 butir. Makanan alami yang paling disukai ciblek adalah serangga, seperti ulat daun, rayap, telur kupu-kupu, telur semut dan jenis serangga lainnya.